Kamu mungkin bisa menunda waktu, tapi waktu tidak akan bisa menunggu...Waktu yang hilang tidak akan pernah kembali.

Tuesday, January 10, 2012

Mudamu sebelum Tuamu


Ada sebuah hadist rasullullah yang kira-kira bunyinya seperti ini:
Rasul S.A.W bersabda: ambillah lima perkara sebelum lima perkara. 1 masa mudamu sebelum masa tuamu, 2 masa sehatmu sebelum masa sakitmu, 3 masa kayamu sebelum masa miskinmu, 4 masa luangmu sebelum masa sempitmu, 5 masa hidupmu sebelum masa matimu.
Apa pendapat mu tentang hadist diatas? Aku kira banyak pendapat yang akan timbul jika membaca dan melihat hadist tersebut diatas. Tapi, berapa persenkah dari kita yang betul-betul menyadari bahwa itu akan terjadi. Dan kita semua konsisten dengan apa yang telah kita ketahui dari hadist di atas. Aku rasa tidak banyak yang bisa melakukan itu. Konsisten itu merupakan hal yang sangat sulit bagi mareka yang tidak punya komitment. Konsisten itu terlalu berat dan terasa seperti mengangkat batu ribuan ton jika kita tidak terbiasa dengan itu.

Dari di hadist di atas Point pertamanya menyebutkan bahwa “waktu mudamu sebelum datang waktu tua mu”. Hmmm.... aku yakin kita tidak sadar kalo kita bakalan menghadapi masa tua nantinya. Sadar sich, tapi seberapa sadarkah kita?! Banyak yang tidak menyadari itu. Jika memang kita semua menyadari akan datangnya masa tua. Kenapa kita tidak pernah menghargai yang namanya masa muda? Kenapa kita tidak memamfaatkan waktu dengan hal-hal yang berguna. Kita cenderung hidup dengan sikap yang tidak pernah tau bahwa masa tua tu akan datang. Padahal, kita sadar betul bahwa tidak ada yang abadi didunia ini. Semua kita akan kembali kepada asal kita, yaitu tanah.
Banyak dari kita yang hanya mengahabiskan waktu duduk di coffe dan warung kopi untuk membunuh waktu. Duduk dari pagi, siang disitu, malam juga, ada yang sampe paginya lagi disitu. Apa yang mareka lakukan?! Yach... paling ngobrol doang, facebookan, chating de el el... yang tidak terlalu berguna.
Bagaimana masa muda mareka dimamfaatkan?! Ntah, tanyakan saja pada rumput yang bergoyang. Hehehe... karena aku sendiri tidak punya jawabannya. Tapi melihat keadaan sekitar, sepertinya waktu mareka itu terbuang dengan sia-sia.
Energi masa muda merupakan energi yang sangat aktif dan mampu untuk melakukan apapun untuk mengapai keinginannya. Energi muda merupakan kekuatan dan masa kejayaan yang diberikan kepada kita semua untuk menikmati kehidupan dengan cara yang baik. Masa muda merupakan masa dimana kita mampu untuk beraktifitas dengan segenap kekuatan yang lebih besar dari segala waktu. Akan sangat rugi, jika kita tidak mampu menggunakan masa mudanya hanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.
Bayangkan saja jika kita sudah tua, untuk mampu berjalan saja tidak akan mampu apalagi melakukan hal yang lain. Namanya saja sudah tua, mau apain aja sepertinya tidak akan sempurna dalam melakukan sesuatu. Kita sudah duduk di teras, melihat mareka yang lewat, melihat anak kecil yang bermain, melihat para anak muda yang dengan semangatnya mudanya berjalan kemana saja.
Ketika melihat anak muda, berjalan dan menghabiskan waktu begitu saja. Aku yakin pada masa itu kita akan memberikan nasehat yang baik. Tentu saja hal itu berasal dari pengalaman kita selama hidup. Ketika kita yang sudah tua, menasehati yang muda tentu saja kita sedikit merasa menyesal dengan masa muda kita yang mungkin menurut kita tidak bermanfaat.
Banyak hal yang bisa kita lakukan di masa yang penuh dengan semangat muda. Banyak hal yang berguna, mulai dari kegiatan sosial maupun kegiatan lainnya yang mungkin saja bermanfaat bagi umat. Karena sebaik-baik manusia adalah yang ebrmanfaat bagi yang lainnya. Jadi, lakukan apa saja asal itu bermanfaat dan baik bagi kita dan mareka. Apa saja...
Dan ini dia hadist nabi sebagai solusi dari bagaimana kita menyingkapi dan menghabiskan waktu di dunia ini. ”Dari Ibnu Umar radhiallahuanhuma berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam memegang pundak kedua pundak saya seraya bersabda : Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara “, Ibnu Umar berkata : Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu “ (Riwayat Bukhori)

No comments:

Post a Comment